
Ibu, Ibu, Ibu…
adalah Perempuan hebat dalam hidupku,
adalah pahlawan dalam medan perang amarahku,
adalah perempuan terikhlas yang selalu mendukungku,
engkau menderita jika aku tersakiti, dan hatimu terluka jika aku memberontak,
bendungan airmatamu takkan kuat jika melihat aku menderita,
tidak ada sesuatu yang menyenangkan buat mu selain melihat senyum tawa dariku,
aku sakit, engkaupun merasa sakit…
aku senang, engkaupun bahagia…
aku baik-baik saja, engkaupun takkan henti-hentinya bersyukur mengucap ALHAMDULILLAH…
Ibu…
masih teringat engkau memangku ku disaat aku menangis,
masih teringat pelukan sayangmu saat aku merengek kesakitan,
masih teringat belaian lembutmu saat aku meratap,
Ibu…
maaf jika engkau pernah mempertaruhkan nyawamu untukku,
maaf jika ada kata-kata ku yang menyakitimu,
maaf jika ada keinginan mu yang belum aku penuhi,
maaf jika aku pernah membuatmu khawatir dan bersedih hati,
maaf jika aku belum bisa membalas semua kasih sayang dan cinta mu,
Ibu…
jasa mu takkan pernah sia-sia dalam hidupku,
nasehatmu selalu tersimpan dalam fikiranku,
senyum bahagiamu selalu tergambar dalam otakku,
Ya Rabb AKU MOHON DENGAN SANGAT kepada Mu…
jadikan setiap airmatanya adalah doa baik untukku,
kabulkan setiap doa dan keinginannya,
tempatkan beliau di surga indah Mu,
sayangi beliau seperti beliau menyayangiku sewaktu kecil,
sehatkan dan mudahkan segala urusannya,
berikan ketenangan hati jika beliau mulai khawatir tentangku,
tunjukkan jalan untukku, jalan untuk membahagiakan beliau.
Ibu… AKU SANGAT MENCINTAIMU, engkau ajarkan cinta yang indah kepadaku.
“CINTAMU KEPADAKU ADALAH BUKTI ADA CINTA SEJATI DIDUNIA INI”
TERIMAKASIH IBU…
oleh : Adnan HAkim
sumber : Hatiku